
Tinta Flexo UV Tahan Gores
Tinta UV Flexo yang tahan gores pada dasarnya adalah sistem tinta yang dapat disembuhkan dengan sinar UV yang meningkatkan ketahanan terhadap abrasi dengan meningkatkan kepadatan ikatan silang dan kekerasan permukaan.
<>
- Pengiriman cepat
- Kualitas asuransi
- Layanan Pelanggan 24/7
perkenalan produk
Prinsip Kerja
Proses pengawetan tinta fleksografik UV pada dasarnya adalah reaksi fotopolimerisasi yang dipicu oleh radikal bebas:
Setelah penyinaran sinar UV, fotoinisiator terurai menghasilkan radikal bebas. Radikal bebas ini mengawali reaksi antara monomer akrilat dan oligomer, membentuk-jaringan ikatan silang tiga dimensi.
Inti dari ketahanan gores terletak pada:
1. Meningkatkan Kepadatan Tautan Silang
Menggunakan oligomer dengan{0}}fungsi tinggi (seperti akrilat poliuretan trifungsional atau multifungsi)
Meningkatkan kepadatan struktur jaringan
👉 Hasil: Permukaan lebih keras, ketahanan gores lebih baik
2. Energi Permukaan dan Kontrol Slip
Menambahkan lilin atau aditif slip tertentu (seperti PTFE atau silikon)
Mengurangi koefisien gesekan
👉 Hasil: Mengurangi kerusakan sebenarnya akibat goresan
3. Keseragaman Struktur Film
Perataan tinta menentukan kehalusan permukaan. Permukaan yang lebih seragam menghasilkan ketahanan gores yang lebih stabil.
| Parameter | Detail |
|---|---|
| Menyembuhkan Panjang Gelombang | 365-395nm (kompatibel dengan UV-LED) |
| Waktu Penyembuhan | 2-5 detik (60-100mJ/cm²) |
| Ketahanan Cuci | Lebih besar dari atau sama dengan 50 siklus (ISO 105-C10, 60 derajat) |
| Substrat | Label kain katun, poliester, nilon, campuran |
| Viskositas | 150-300 cP (dapat disesuaikan untuk mesin press flexo) |
| Rentang Warna | CMYK + warna spot Pantone khusus |
| Umur Simpan | 12 bulan (disegel, 15-25 derajat) |


Pertanyaan Umum:
Bagaimana cara menentukan "ketahanan gores"-tinta flexografik UV yang tahan gores?
Dalam produksi sebenarnya, standar yang seragam jarang digunakan. Sebagai gantinya, metode-pengujian di lokasi digunakan:
Menggosok secara manual (menggosok bolak-balik dengan kain kering/handuk kertas)
Tes penghapus
Rubbing tester (mengatur jumlah siklus dan tekanan)
Kuncinya bukan pada "apakah ada goresan", melainkan:
👉 Apakah itu memengaruhi penampilan atau memudarnya warna dalam kondisi transportasi dan pemrosesan sebenarnya.
Pelanggan yang berbeda memiliki standar yang berbeda, sehingga kondisi pengujian yang disesuaikan biasanya diperlukan untuk setiap aplikasi.
Mengapa permukaannya masih mudah tergores setelah proses UV curing, padahal sangat keras?
Ini adalah masalah umum, dan umumnya ada tiga alasan yang mendasarinya:
Kekerasan permukaan ≠ Proses pengawetan menyeluruh secara menyeluruh
Perawatan permukaan terlebih dahulu, namun penautan silang-internal tidak mencukupi
Ketahanan abrasi sebenarnya masih buruk
Lapisan tinta terlalu tebal
Penetrasi sinar UV tidak mencukupi
Proses pengawetan lapisan dalam tidak sempurna
Kelancaran tidak mencukupi
Koefisien gesekan yang tinggi
Lebih rentan terhadap goresan
👉 Kesimpulan: Ketahanan gores bukan hanya tentang peningkatan kekerasan, tetapi tentang kedalaman pengawetan + struktur permukaan + keseimbangan formulasi
Tag populer: tinta uv flexo tahan gores, produsen, pemasok, pabrik tinta uv flexo tahan gores






